Sabtu, 06 Agustus 2011

DI LEMBAR SAJADAH DALAM SUJUD KU


Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

"Allahumma baariklanaa di Rajab wa Sya'ban Wa Ballighna Ramadhan",Semoga Allah memberkahi kehidupan kita dibulan-bulan ini untuk berjumpa Ramadhan,Dengan segenap kesiapan ruhiyah, fikriyah,jasadiyah,maliyah dan satukan barisan raih takwa & sambut kemenangan dakwah, Intanshurullah yanshurkum wayutsabbit aqdamakum.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Bersama hari yang telah ku lewati untuk beberapa hari ini aku berusaha untuk tidak memikirkan nya sehingga hasil yang ku dapatkan begitu lebih ringan beban ini di saat tidak memikirkan Dia . Namun sedalam hati yang saya rasakan saat ini cinta itu masih bersandar di dalam labuhan hati ini .

Tetapi jiwa ini selalu ingin terus mencoba nya untuk melakukan yang terbaik antara Aku dan Dia , sehingga aku ingin terus belajar untuk menghapus jejak –jejak cinta yang ku miliki saat ini .

Walaupun agak sedikit sulit namun tak ada salah nya untuk di coba terlebih dahulu , karena apabila tak di coba tak mungkin rasa cinta ini hilang , lagi pula rasa cinta yang ku miliki hanya membuat kesedihan dalam kehidupan ku ..

Teman ku pernah berkata : bersedih itu bukan solusi, tetapi kesedihan yang hadapi itu harus kita ganti dengan senyuman karena keyataan yang hadir kehidupan kita seharusnya di terima dengan lapang dada karena setiap perstiwa yang hadir di hidup kita sudah harus nya kita terima dengan lapang agar kesedihan yang kita hadapi itu bukan menjadikan hidup ini menjadi terpuruk tetapi ujian dan kesedihan itu yang menjadikan diri ini lebih dewasa dalam berfikir dalam menyelesaikan suatu masalah yang sedang kita hadapi .

Sehingga perkataan teman ku  menjadikan sebuah pelajaran yang harus aku selesaikan penuh dengan semangat serta keyakinan dalam hidup ini  di saat aku dalam menjalani kenyataan yang sedang ku hadapi saat ini .

Perjuangan menjaga komitmen menjadikan hidup-ini benar-benar sebagai ladang ibadah. Inilah yang mewarnai hidupku saat ini , di awal-awal mempelajari kenyataan yang ada saat ini yang harus aku hadapi. Aku mencoba untuk Lebih memilih kondisi aku seperti ini karena tanggung jawab seorang hamba atas Sang pemilik Hidup-nya tak terlalaikan.

Cinta yang tersimpan dalam hati ini , sehingga menjadikan air mata menetes di ujung sejadah , memecah semua resah , gelisah karena cintaNya sang Pemurah , linggar , suara Cinta terdengar lirih dan Syahdu ..

Malam hari ku mencoba untuk mengerjakan suatu  pekerjaan yang belum terselesaikan sampai saat ini , karena semakin hari semakin banyak pekerjaan yang terlalaikan pada waktu itu , sehingga saat ini aku harus mengejar target agar masalah yang ku hadapi tidak menganggu pekerjaan ku ..

Ketika aku sedang mengerjakan tugas kantor malam itu pukul 08.00 tiba keadaan fisik aku melemah tak tau kenapa tiba –tiba mata berbayang –bayang dan akhirnya ku tinggalkan tugas kantor yang sedang ku kerjakan ..

Aku kembali istirahat sehingga malam pun ku lalui dengan tidur nyenyak, sehingga subuh terlahir aku mencoba membuka mata dan macari jam untuk melihat waktu pukul berapa pada waktu subuh yang sejuk , sehingga aku melihat waktu pada pukul 3.59 , dan aku coba untuk bangun dari tempat tidur dan sambi menunggu datang nya panggilan Muadzin yang berkumandang yang Mensucikan Asma Allah  , akupun mencoba untuk merapikan file –file kerja ku yang perlu di bawa ke kantor , setelah semua sudah rapi , aku coba untuk membersikan tubuh sehingga pada waktu membersikan tubuh sudah terdengar suara Muadzin yang sedang melafazkan Asma-Mu , tersentak aku mencoba untuk meyelesaikan membersihkan tubuh dan segera aku membasuh air suci di sekujur tubuh ini ..

Tak lama kemudian aku mencoba menjejaki kaki untuk melangkah menuju rumah Allah , sehingga malaikat mengiringi langkah ku di saat aku menuju rumah yang suci. Namun di saat aku tiba di sana langsung melakukan shalat sunnah sambi menunggu jama’ah yang lain nya agar kita bisa bersama –sama shalat subuh berjama’ah .

Ketika jama’ah telah kumpul kami semua melakukan shalat subuh , setelah selesai kami melaksanakan shalat subuh jama’ah saya melaksanakan dzikir bersama di pagi hari sambi menunggu terbit nya fajar .

Ketika fajar telah tiba kami semua melakukan doa pagi hari sebagai penutup ,dan tak lama kemudian jama’ah kami bubarkan, sehingga saya pun kembali ke rumah untuk siap-siap berangkat aktifitas kembali untuk kekantor ..

Ketika peralatan kerja sudah lengkap semua , saya lagsung pamit pada umi dan abi untuk kembali ke yayasan , dan yayasan dengan jarak rumah tak begitu jauh sehingga hanya di tempuh waktu 5 menit pun sudah sampai , ketika aku sampai di yayasan aku langsung mencoba menyalahkan computer , setelah computer telah ku hidupkan aku mecoba untuk membuka email ..  ternyata email yang ku dapatkan banyak sekali dari penggemar kembang anggrek . karena email tidak begitu terlihat semua maka saya lagsung membuka email facebook saya , ternyata banyak sekali pemberitahuan pada pagi itu …

Ketika aku sedang asik-asik menulis artikel di kembang anggrek , wanita  itu menyapa ku ..

Altafunisa : Salam .. Sahat ?
Abu Ayaz : Wa Alaikum Salam Waramatullahi Wa barokatuh . Allahmdulillah bii khoir
Abu Ayaz : Wa anti khaifa Halluk ?
Altafunisa : Walhamdulillah sehat .

Setelah saling bertanya kami langsung off karena perbedaan waktu saya dan Altafunisa  sangat jauh , karena keberadaan Nisa ada di kota   seribu menara  dan pada saat itu kebetulan nisa juga sedang makan sahur , jadi saya tidak ingin menganggu nya ..

Setelah pembicaraan itu berlangsung hati saya langsung berbeda lagi , rasa cinta yang sedang aku coba untuk melupakan sehingga hadir kembali pagi yang sejuk itu menjadi pagi yang penuh dengan beban dan resah , sehingga rasa rindu kembali memuncak dan rasa cinta itu kembali membanyangi di kedalaman hati , aku pun menjadi resah sehingga banyak nya waktu yang terbuang untuk memikirkan gadis itu .

Setelah adzan dzhur berkumdang aku segera melakukan ibadah di mesjid yayasan , dan setelah selelsai shalat dzhur selelsai langsung ku isi dengan membaca al-qur’an agar bayang-bayang hati ini tak lagi memuncak , sehingga setelah membaca al-qur’an hati sedikit lebih tenang untuk menjalani peristiwa yang terjadi dalam kehidupan ini . karena aku mengingat bahwa ada sebuah ayat al-qur’an yang mengatakan hanya mengingat Allah hati ini menjadi tenang , sehingga yang sedang aku pikirkan , aku mencoba untuk melawan nya selalu ku isi dalam pikiran ini hanya nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga beban pikiran kembali tenang ..

Ketika pikiran sudah kembali tenang, aku mencoba untuk kembali ke yayasan untuk mengambil barang –barang yang masih tersimpan di meja kerja ku , setelah aku rapihkan semua nya serta computer telah ku matikan , segera aku menuju rumah , seketika sampai di rumah aku langsung coba istirahat menenangkan pikiran , ku coba rehat sejenak sambi menunggu datang shalat ashar , setelah 1jam aku rehat , tak lama kemudian adzan ashar berkumndang , segera aku langsung mengambil wudhu dan melaksanakan shalat ashar di rumah , setelah shalat sudah selesai lagsung aku mencoba merepihkan kamar ku yang berantakan ketika di saat merapihkan kamar pada waktu sore itu aku mencoba menulis sebait puisi di dinding kamar ku yang penuh dengan coretan sehingga kamar itu tak agi berwarna karena sudah terlalu banyak coretan –coretan kata yang penuh hikmah .

Syair …
Itikaf Rindu …. Meyulam Tafsir cinta … Kubaca pujian dalam rokaat sujud-ku di waktu malam .. .. Kutandai sejadah dengan tasbih kesetiaan …, Tapi air mata ini tak juga menetes menjadi malaikat …. Lalu kubacakan hati ini dengan sejuta Ayat-Ayat suci penuh dengan syahdu … Telah kusampaikan catatan hati melalui lembar sejadah di setiap jengkal sujudku … Bening air mata yang keluar melalui sungai –sungai kecil mengatarkan air kerinduan pada-Nya .Sehingga Kata –Kata ini menjadi saksi di saat Mengingat-Mu …

Di saat telah habis menuliskan sebait puisi aku lanjutkan dengan akhtifitas kembali sambi menunggu datang adzan magrib dan menunggu berbuka puasa . sambi mengisi waktu yang di tunggu , saya mencoba untuk membantu umi untuk melakukan pekerjaan rumah , sehingga sore itu saya menjadi lebih tenang sehingga masalah itu agak terlupakan ..

Sehingga waktu telah memukulkan jam 5.30 perkerjaan rumah juga sudah terselesaikan aku mencoba untuk membersikan tubuh sehingga setelah selesai aku langsung meyiapkan hidangan untuk berbuka puasa bersama di yayasan , setelah semua sudah siap saya dan Abi berangkat menuju yayasan ketika tiba di yayasan sudah cukup ramai jama’ah shalat magrib , namun tak lama kemudian adzan berkumdang dan kami semua jama’ah berkumpul untuk melakukan buka puasa dan membatalkan nya setelah membatalkan nya kami semua langsung melakukan shalat berjama’ah , setelah selesai kami semua langsung melakukan santapan bersama anak-anak yatim –piatu sehingga anak – anak yang selalu menghibur saya di saat saya terkadang membutuhkan seorang teman agar hidup tidak terlalu sepi , sehingga malam itu mereka bisa menghibur ku, di saat buka puasa mereka becanda bersama sehingga anak-anak itu walaupun berumur jauh di banding aku namun mereka punya pemikiran yang sangat dewasa yang tidak kita temukan pada anak-anak kecil lain nya , sehingga dari kedewasaan nya yang di miliki membuat saya untuk menjadi tau tentang hakikat kehidupan .

karena tidak semua anak kecil mempunyai pemikiran yang dewasa sehingga ia mengerti tentang hakikat kehidupan , akupun yang lebih dewasa harus memiliki pemikiran seperti ini sehingga aku harus mencotoh nya dari kehidupan anak-anak ini , karena hakikat kehidupan menjadikan hidup kita dan pemikiran kita menjadi luas Sehingga kita mengerti tentang hakikat kehidupan , kita tak perlu mengambil sebuah pelajaran ini untuk memilih-memilih orang karena yang dewasa pun terkdang belum memilki sifat yang seperti ini , namun kita untuk mengambil sifat seperti ini kepada siapa saja tidak pandang Tua dan Muda , karena kedewasaan manusia tidak di ukur dari kualitas umar nya tetapi kedewasaan manusia itu bisa kita lihat dari cara logat berbicara dan pemikiran Nya ..

Setelah kami sudah melakukan buka puasa bersama , saya dan Abi langsung melakukan shalat isya serta terawih bersama , pada saat itu kebetulan ada tausiyah tentang jangan banyak mengeluh di waktu bulan Ramadhan .

Saya mendegerkan Al-faqir menyapaikan sebuah nasehat dengan serius sehingga hati ini menjadi lebih tenang medapatkan tausiyah pada malam itu yang penuh dengan makna di setiap kata yang di lontarkan pada Al-faqir untuk jama’ah .

Al-faqir mengatakan : Assalamu Alaikum Wa ramatullahi Wa barakaatuh .. Setiap nafas terhembus, setitik usia pergi dari diri. Menghapus garis usia, hingga waktunya tiba bagi nafsi. Moga terganti dengan ridho Ilahi ..

Maka Bersyukurlah karena Ia titipkan hari pada kita. jangan Kita yang isi hari – hari kita dengan keluh kesah . Jika rasa syukur penuhi dada, moga hari baik akan menjelma .

Hidup bukan untuk mengeluh , namun hidup untuk kita jalani dengan baik , susah senang silih berganti maka hadapi setiap pristiwa yang ada dengan sebuah senyuman , Sang Pemilik Kehidupan memberi Ujian bukan beban, tetapi ia memberi ujian untuk menguji kedewasaan kita dalam kehidupan ini .

Jika hidup ini untuk mengeluh kita tak pantas , karena semua garis hidup sudah di tuliskan di laifu mafhuz jadi tak ada untuk mengeluh dan berkeluh kesah dalam menjalani hidup ini . karena sepatu saja yang lebih buruk dari orang ia tidak pernah mengeluh walaupun di injak , dan tak berkaki tapi sepatu tak mengeluh sama sekali.

Hidup bukan untuk dikeluhkan. Maknai sebagai ladang amal pengumpul bekal. Juga berusaha beri manfaat bagi sebanyak mungkin orang . karena Hidup adalah perjuangan, tapi kesulitan & ujian yang akan kita hadapi tak akan lebihi kesanggupan maka berjuanglah dan jangan menyerah . Gagal dan berhasil lumrah dalam hidup ini. Seperti mentari terbit pagi dan tenggelam di sore hari. Semoga kita diberi bijak olehNya untuk mengambil semua hikmah dari segala peristiwa.

Saat sulit dan tak nyaman menghampiri, pertanda nikmat hidup masih bersama kita. Sebab problema hanya buat mereka yang masih hidup. Selalu bersyukur dan bersabar. Semoga kita selalu dikaruniakanNya manisnya tawakal dan lezatnya iman dalam kehidupan.

Jika masih ada air yang dapat diteguk, jika ada sejumput makanan yang dapat kau telan & jika ada sandang yang dapat kau pakai: Alasan yang lebih dari cukup untuk bersyukur hari ini. Selamat menunaikan ibadah puasa , beramal optimal sekuat tenaga, bekerja untuk bersyukur dan beribadah pada Sang Pencipta. Semoga selalu diberkahiNya di hari ini. Amin. Salam semangat!

Firman Allah Ta’ala : “Ini adalah anugerah Allah. Dia bermaksud mengujiku, adakah aku bersyukur ataukah aku kufur.” (QS An-Naml: 40)

Pada saat Al-faqir meyampaikan itu semua, hati saya menjadi tenang , tak ada niat sedikit pun untuk menjauh dari Allah , dan semangat ku kembali memuncak untuk mengapai ridhai Allah , dan mengingat perkatan Hasan Al-basri : setiap manusia diciptakan di dunia mersakan musibah dan kesenagan , maka apabila kita sedang mendapatkan musibah maka bersabarlah karena sesungguhnya Allah bersama orang yang sabar , dan Apabila kita sedang medapatkan kesenagan maka bersyukurlah karena Allah mencintai orang –orang yang yang bersyukur .

Sehingga setelah shalat terawih selesai hati saya menjadi lebih tenang dan pulang kerumah pun dengan hati yang tenang tidak ada keresahan dalam qalbu ini . Namun pada saat aku sudah tiba di rumah aku lagsung membuka tafsir untuk mempelajari nya karena minggu depan harus meyiapkan ujian , ketika saya sedang mencari bahan –bahan materi untuk ujian di internet gadis itu menyapa kembali , ada perasaan untuk membalas sapaan nya kembali atau tidak membalas nya , karena aku masih takut terjadi seperti tadi pagi , sehingga aku memohon kepada Allah dan berdoa untuk meminta jalan terbaiknya sehingga selepas berdoa tangan ini mengetik sendiri dan tidak di sengaja sapaan itu ku balas , ia menyapa ku seperti ini ..

Altafunisa : Buka puasa pakai apa tadi ? sambi senyum .
Abu Ayaz : Assalamu Alaikum, tidak salah kha ini ?
Altafunisa : Terseyum .
Altafunisa : Hanya sekedar Tanya saja .
Abu Ayaz  : Ouw , tadi buka bersama di yayasan , hanya makan ager dan minum es kelapa
Altafunisa  : duch enak sekali minum es kelapa , di sini tidak ada es kelapa jawab nya sambi ^__^
Abu Ayz     : Yang ada aja yang penting seger .

Dan tak lama kemudian perbincangan itu di pisahkan lagi oleh waktu , karena ia harus berbuka puasa dan setelah perbincangan itu saya hanya kembali meneteskan sebuah air mata karena kesedihan yang meresahkan hati ..

Syair
Senja itu bukan akhir dari segalanya
Senja bukanlah matahari yang terbenam
Senja bukanlah kembang di ujung barat
Senja itu sambutan Dari setiap langkah penantian menuju kesuksessan .

Titip rindu pada malam.. Entah, tiap kali surya kan menapak, ada segores sepi dan sedih tersisa.. Kendati mentari menyambut degan hangat dan ceria, tetap saja yg tertinggal rindu pada sang malam.. Rindu syahdunya, rindu sejuknya, rindu heningnya, selalu terasa menghentak.Padamu di bumi belahan sana, yang tengah berjumpa degan sang malam..  ku Titip rinduku padanya, pada pekatx malam..

Karena ku tahu, cinta tak akan menjerumuskan. Maka ku ingin tak sedikit pun kau tampak cacat di mataNya. Karena ku tahu, aku pun berarti dalam hidupmu, maka jadikanku jalanmu menggapai cintaNya. Ku mohon degan sangat, dari hati yg terdalam, jangan bukan karena aku, tapi karenaNya. Karena aku dapat mati, cintaku dapat pupus.

Terkadang diri ini begitu lelah berkejaran degan cepatx putaran dunia.. Mataku  perih menatap debu-debu  fana. Kaki ini  rapuh untuk berlari. Ingin ku tutup telingaku yang terasa  bising dengan teriakan para penikmat dunia. Hatiku begitu kecil untuk membagi cinta pada mereka yang kering akan kasih. Aku letih, ku ajukan izin padaMu.. Untuk beristirahat Sejenak saja, ingin kututup mata ini.. Aku letih.. Bolehkah?

Mencintaimu bagai menggenggam mawar.. Ada kalanya membawa wangi yang  semerbak. Namun dapat berubah luka karena duri yg melekat.

Mencintaimu bagai menatap pelangi. Indah tak terkira membentang di angkasa. Namun hati ini tak tenang karena cinta kan hilang tersapu waktu..

Kadang ku ingin seperti mentari. Yang mampu memberi hangat pada semesta. Namun ketika ku sadar ku tak mampu, ku pun cukup bahagia mejadi pohon yang tumbuh pada di pinggir jalan, yang dapat menjadi tamu beteduh dari terik yang memanggang.

Kadang ku ingin seindah purnama, bersinar indah di daalm gulita. Namun ketika ku tau tak mungkin. Aku pun cukup bahagia mejadi sepoi angin, walau tak nampak, tapi mampu meberimu sejuk dalam lelap malammu..

Terpekur aku di ujung sajadah, menangis pilu tak tertahan sungai-sungai kecil mengalir begitu saja membasahi ruang wajah sang musafir , Ahhhai Jika mulai teringat wanita hebat itu, kembali tunduk jiwaku pada hening tanpa batas. Semoga dia selalu berbahagia dikehidupan indahnya kini, esok dan seterusnya

Semoga sajian ini bermanfaat.

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(¯`v´¯).♥Sebelum Engkau Halal Bagiku♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`¸•´♥..♥♥¸•´♥♥♥ (´'`v´'`)(´'`v´'`)`·.¸.·`

ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ

(¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯)
https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354 

Rabu, 03 Agustus 2011

Mencintai Dan Menerima Apa Adanya


Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

"Allahumma baariklanaa di Rajab wa Sya'ban Wa Ballighna Ramadhan",Semoga Allah memberkahi kehidupan kita dibulan-bulan ini untuk berjumpa Ramadhan,Dengan segenap kesiapan ruhiyah, fikriyah,jasadiyah,maliyah dan satukan barisan raih takwa & sambut kemenangan dakwah, Intanshurullah yanshurkum wayutsabbit aqdamakum.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Sahabat2ku, Insya Allah hari ini kita akan membahas tentang bagaimana menerima dan mencintai kekurangan2 orang yang kita cintai, dan menjadikan kekurangannya sebagai suatu kelebihan, agar kita bisa menerima orang yang kita cintai apa adanya, terinspirasi dari fotonya Ust. Jefri Al Buchori (uje)

Siapapun kita, pasti kita ingin, orang yang kita cintai mau dan bisa menerima dan mencintai semua kekurangan2 kita dan mau dengan ikhlas, menerima kita apa adanya. Karena siapapun kita, kita adalah manusia biasa yang tidak sempurna dan pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan di sisi lainnya.

Dalam menjalin hubungan, kita tak perlu berpura-pura dan menutupi kekurangan kita hanya karena takut tidak sempurna di hadapan orang yang kita cintai. Karena jika orang yang kita cintai mengetahui hal ini, tentunya ia akan kecewa. Bukanlah lebih baik kita selalu tampil apa adanya, karena itu tidak akan membebani kita ? Sungguh, jika seorang pria atau wanita yang kita cintai, benar-benar tulus mencintai kita, maka tentunya dia akan dapat menerima kita apa adanya, dan mau menerima serta mencintai semua kekurangan2 kita.

Penerimaan dari orang yang dicintai sangat berarti, dan akan membuat seseorang merasa dihargai dan diakui keberadaannya. Penerimaan itulah yang akan membuat kita mampu menunjukan ketrampilan/bakat/potensi/kekuatan yang ada di dalam hidup kita.

Seseorang bisa bahagia menjadi dirinya sendiri, bila orang yang dicintainya mau dan bisa dengan ikhlas mencintai semua kekurangan2nya dan menerima dirinya apa adanya. Dampak penerimaan memang sangat luar biasa, penerimaan mampu mengubah kehidupan seseorang, penerimaan bisa membuat orang bangkit kembali dan melanjutkan hidup dengan lebih baik dari sebelumnya.

Penerimaan membuat orang menjadi kuat dalam menjalani hidup yang berat sekalipun. Penerimaan keadaan diri kita apa adanya dan mengetahui bahwa orang yang kita cintai mau dan bisa menerima serta mencintai semua kekuarangan2 kita, adalah kebahagiaan terbesar dalam cinta, percayalah...

CARA UNTUK BISA MENERIMA SESEORANG YANG KITA CINTAI, APA ADANYA :

Ikhlas.Ada orang yang pernah mengatakan,"Aku tidak tahu mengapa aku tetap mencintainya, meskipun dia telah membuat hal-hal yang tidak aku sukai." Bisa jadi, orang itu telah mencintai orang yang dicintainya apa adanya, tidak pakai syarat dan alasan.  Lalu bagaimana agar kita mampu mencintai seseorang apa adanya? Kunci pertama adalah ikhlas dan tulus, artinya kita benar-benar mencintai orang yang kita cintai tanpa syarat atau alasan. Percuma mencintai jika tidak ikhlas, karena akan membuat hati kita masih merasakan sesak. Ikhlas itu kunci untuk menjadikan hati kita seluas samudera, bukan selebar daun kelor.

Sabar. Mungkin, ada kalanya orang yang kita cintai, bersikap yang tidak sesuai dengan keinginan dan kemauan kita sehingga membuat kita kesal, maka disini diperlukan kesabaran, agar kita bisa memakluminya. Mungkin orang yang kita cintai itu belum mengerti jalan pikiran kita atau belum mengetahui apa yang kita mau dan apa yang kita tidak suka. Positive thinking dan persepsi yang baik-baik saja, karena tidak ada gunanya kalau pikiran dan hati kita berprasangka buruk

Bersyukur, Mencintai adalah karunia terbesar dari Allah. Mumpung rasa cinta dan kasih sayang belum dicabut oleh Allah dari hati kita, yuk.. kita bersyukur.  Bersyukur karena telah mencintai orang yang yang kita sayangi, bersyukur atas pemberian rasa cinta dan kasih sayang dari-Nya, bersyukur karena hati kita tidak mati untuk mencintai. Sahabat2ku, rasa cinta dan kasih sayang yang hadir di dalam hati kita sesungguhnya berasal dari Allah, Yang Maha Kasih, Maha Penyayang, maka hal tsb lah yang harus menjadi landasan, atau dasar kita mencintai orang-orang yang kita cintai. Bukan karena wajahnya, bukan karena materinya, bukan karena sifatnya, tapi karena Allah.

Kenali Kekurangan Yang Ada Pada Diri Sendiri. Bukan hanya orang yang kita cintai yang memiliki kekurangan tetapi diri sendiri pun memiliki kekurangan. Oleh karena itu sebelum menilai kekurangan orang lain, lihatlah kekurangan yang ada pada diri sendiri. Jika sudah mengetahui kekurangan diri sendiri, terimalah kekurangan itu. Dan jika sudah dapat menerima kekurangan diri sendiri maka dapat menerima kekurangan orang lain termasuk kekurangan pasangan.

Lihatlah Kelebihannya, karena orang yang benar2 mencintai tidak akan melihat dan mempermasalahkan kekurangan oarnag yang dicintainya. Jangan melihat kekurangan yang dimiliki orang yang kita cintai, tetapi lihat lah kelebihan yang dimilikinya dan jika sudah mulai ingat kekurangannya, coba ingat kelebihan yang dimilikinya.

Menerima Apa Adanya. Tumbuhkan rasa cinta setiap hari dan biarkan bersemi. Jika cinta semakin tumbuh, maka kekurangan yang dimiliki pasangan pun akan diterima dengan sendirinya. Karena cinta yang tulus adalah menerima apa adanya semua kekurangan2 orang yang kita cintai. Cintailah semua kekurangan2 orang yang kita cintai secara utuh apa adanya. Sungguh, tiada yang lebih membahagiakan seorang wanita, bila pria yang dicintainya, mau dan bisa mencintai semua kekuarangan2nya dan menerimanya secara utuh apa adanya.

Cintailah seseorang dengan segala kesabaran dan keikhlasan hati. Cintailah seseorang dengan melihat agamanya, bukan fisiknya. Cintailah seseorang dengan semua kekurangan2 yang dimilikinya. Cintailah seseorang, tanpa melebihi rasa cinta kita padaNya

Kita melihat bagaimana Al-Qur’an membangkitkan pada diri masing-masing pasangan suami istri suatu perasaan bahwa masing-masing mereka saling membutuhkan satu sama lain dan saling menyempurnakan kekurangan. Ibaratnya wanita laksana ranting dari laki-laki dan laki-laki adalah akar bagi wanita. Karena itu akar selalu membutuhkan ranting dan ranting selalu membutuhkan akar.

Sebagaimana firman Allah dalam al-A’raf 189, ”Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur”

Karena itu, sebuah pernikahan tidak hanya menyatukan dua manusia berbeda tapi juga menyatukan dua perbedaan yang berupa kelebihan dan kekurangan sepasang anak manusia. Dimana masing-masing akan saling mengisi dan melengkapi kekurangan satu dengan yang lain. “Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka (QS. Al Baqarah : 187)

Dengan memahami hal ini, Insya Allah kita dapat menerima semua kekurangan2 orang yang kita cintai, dan siap membina kehidupan rumah tangga dengan orang yang kita cintai. Dan Insya Allah, rumah tangga kita akan tenteram dan tenang jika dilandasi dengan keikhlasan menerima dan mencintai semua kekurangan2 pasangan kita apa adanya, dan menjadikan semua kekurangan2nya sebagai suatu kelebihan, saling memahami dan menghargai satu sama lain.

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(¯`v´¯).♥Sebelum Engkau Halal Bagiku♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`¸•´♥..♥♥¸•´♥♥♥ (´'`v´'`)(´'`v´'`)`·.¸.·`
ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ

(¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354?sk=wall 

Selasa, 02 Agustus 2011

Meluaskan Telaga Di Hati


Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

"Allahumma baariklanaa di Rajab wa Sya'ban Wa Ballighna Ramadhan",Semoga Allah memberkahi kehidupan kita dibulan-bulan ini untuk berjumpa Ramadhan,Dengan segenap kesiapan ruhiyah, fikriyah,jasadiyah,maliyah dan satukan barisan raih takwa & sambut kemenangan dakwah, Intanshurullah yanshurkum wayutsabbit aqdamakum.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dengan air muka yang ruwet.

 Pemuda itu memang tampak seperti orang yang tak bahagia.

Pemuda itu menceritakan semua masalahnya kepada orang tua yang bijak.

Pak Tua itupun mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diaduk perlahan.

"Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya," ujar Pak tua itu. "Asin. Asin sekali," jawab sang tamu,sambil meludah kesamping.

Pak Tua pun tersenyum kecil mendengar jawaban itu.

Beliau lalu mengajak sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau. Sesampai di tepi telaga,Pak Tua menaburkan segenggam garam ke dalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga itu.

 "Coba, ambil air dari telaga ini dan minumlah". Saat pemuda itu selesai meneguk air, Beliau bertanya, "Bagaimana rasanya?" "Segar," sahut sang pemuda. "Apakah kamu merasakan garam di dalam air itu?" tanya Beliau lagi. "Tidak," jawab si anak muda.

Dengan lembut Pak Tua menepuk- nepuk punggung si anak muda. "Anak muda, dengarlah… “Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam garam tadi, tak lebih dan tak kurang.

Jumlah garam yang kutaburkan sama, tetapi rasa air yang kau rasakan berbeda.

Demikian pula kepahitan akan kegagalan yang kita rasakan dalam hidup ini, akan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.

Rasa pahit yang terasa itu tergantung dari perasaan tempat kita meletakkan segalanya.

 Itu semua akan tergantung pada hati kita. Jadi, saat kau merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup,hanya ada 1 hal yang bisa kau lakukan.

“Lapangkanlah dadamu menerima semuanya dan Luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.Serahkan sandarkan hatimu pada Sang Pemilik Hati Allah SWT

"Hatimu adalah wadah itu.
Perasaanmu adalah tempat itu.Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.

Jadi, jangan jadikan hatimu itu seperti gelas, buatlah laksana telaga yang mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan."

Salah bisa diperbaiki, gagal bisa diulangi, tapi menyerah berarti selesai. Kita boleh gagal tp jgn sampai menyerah..!!

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(¯`v´¯).♥Sebelum Engkau Halal Bagiku♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`¸•´♥..♥♥¸•´♥♥♥ (´'`v´'`)(´'`v´'`)`·.¸.·`
ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ

(¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354

Arti Sebuah Kesabaran Yang Sebenarnya


Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

"Allahumma baariklanaa di Rajab wa Sya'ban Wa Ballighna Ramadhan",Semoga Allah memberkahi kehidupan kita dibulan-bulan ini untuk berjumpa Ramadhan,Dengan segenap kesiapan ruhiyah, fikriyah,jasadiyah,maliyah​ dan satukan barisan raih takwa & sambut kemenangan dakwah, Intanshurullah yanshurkum wayutsabbit aqdamakum.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Kembali membuka tirai kehidupan yang sebenanya. Berusaha memperjelas pandangan yang masih kabur dalam kehidupan.Mencoba memahami hari demi hari yang telah terlewati. Menggali misteri- misteri yg masih terpendam, serta mengeluarkannya dalam bentuk serpihan- serpihan ilmu agar mudah dipahami.

“Kesabaran..” Ya. Sebuah kata yang sering kali kita ucapkan.Kata yang menjadi penghibur hati, saat deburan masalah dan cobaan menghampiri. Sebuah kata yang menjadi penenang jiwa, saat gundah gulana melanda. Namun, tahukah Anda arti “Kesabaran yang Sebenarnya.?”

Banyak teman kita yang tidak merasakan kebahagiaan dalam menjalani hidup ini karena kurangnya rasa syukur dan sabar. Padahal, suatu kebahagiaan dibangun dengan 2 landasan, yaitu syukur dan sabar.Sabar bukanlah diam tanpa kata. Sabar bukanlah diam menunggu berlalunya sesuatu. Dan sabar bukanlah sikap pasrah dalam menghadapi sesuatu.

Namun “Kesabaran yang Sebenarnya” adalah: sifat itiqomah,disertai keimanan dan ketaqwaan saat menjalani rangkaian cobaan dalam mahligai kehidupan, baik itu kesedihan maupun kebahagiaan. Banyak orang yang belum memahami arti sebuah ‘Kesabaran yang Sebenarnya’, sehingga mereka mengatakan: “Kesabaran itu ada batasnya”. Padahal sabar itu tanpa batas. Kesabaran akan terus bertambah seiring dengan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah swt.

Hal ini pernah ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAW. Disaat beliau berjuang menyebarkan agama islam dengan kelembutan hatinya, banyak orang- orang kafir yang memusuhinya. Nabi Muhammad diancam, dicaci, diludahi, bahkan dilempar dengan kotoran sekalipun. Namun beliau tetap tersenyum dan tidak menaruh dendam sedikitpun, sehingga ia mendapatkan gelar ‘Ulul Azmi’, karena mempunyai tingkat kesabaran dan ketabahan yang luar biasa.

Bagaimana dengan keadaan kita sekarang..? Saat segelintir cobaan menerpa, kita langsung mengeluh dan putus asa. Padahal, tahukah Anda.? Bahwa cobaan yang kita hadapi ini belum ada apa- apanya, karena sesungguhnya cobaan dan ujian terberat dialami oleh para Nabi dan Rosul.

Sa'ad bin Abi Waqqash berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah saw, "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?" Nabi saw menjawab: "Para nabi, kemudian yang menyerupai mereka dan yang menyerupai mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Jika agamanya tipis (lemah) dia diuji dengan ringan dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus- menerus hingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa- dosa”. (HR. Bukhari)

Rosulullah pun bersabda: “Ketahuilah, apa yang luput dari kamu adalah sesuatu yang pasti tidak mengenaimu, dan apa yang akan mengenaimu pasti tidak akan meleset dari kamu. Kemenangan (keberhasilan) hanya dapat dicapai dengan kesabaran. Kelonggaran bersamaan dengan kesusahan dan datangnya kesulitan bersamaan dengan kemudahan”. (HR. Tirmidzi)

Allah juga berfirman dalam (Q.S Al Anfaal: 66),“Jika ada diantaramu 100 orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan 200 orang; dan jika diantaramu ada 1000 orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan 2000 orang, dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang- orang yang sabar”.

Allah bahkan memberikan penghargaan yang luar biasa kepada orang- orang yang sabar dalam firmannya: "Salamun 'alaikum bima shabartum"(Selamat atasmu karena kesabaranmu), maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu” (Q.S Ar Ra’d: 24). Sabar telah menjadi kunci kesuksesan dalam mengarungi deburan ombak kehidupan. Karena sabar menjadi senjata kita untuk meraih datangnya pertolongan Allah swt.

“Hai orang-orang yang beriman,mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang- orang yang sabar”.(Q.S Al Baqarah: 153).Bagaimana dengan Anda..??

Masihkah Anda mengatakan bahwa ‘Kesabaran itu ada batasnya.?’ Dan sudahkah Anda menjadi manusia- manusia tangguh yang mempunyai ‘Kesabaran yang Sebenarnya..? Waktu masih panjang, dan jalan yang harus ditempuh masih jauh. Jadi masih ada waktu untuk berbenah diri, dan mencari serta melakukan apa yang terbaik di Dunia ini, ‘hidup ini tidak hanya sekali’. Maka janganlah kita menyesal di kemudian hari. Aamiin ya Rabbal'alamin…

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(¯`v´¯).♥Sebelum Engkau Halal Bagiku♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`¸•´♥..♥♥¸•´♥♥♥ (´'`v´'`)(´'`v´'`)`·.¸.·`

ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ

(¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354 

Cerpen Islami~Mengadulah Pada Kekasihmu


Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

Yaa Rabbi...Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum...Aamiin ya Rabbal'alamin.

Akhina Wa Ukhtina Rahimakumullah Fanpage Sebelum Engkau Halal bagiku...Ujian apakah gerangan yang sedang melanda dirimu kini?.Apakah kamu balut dengan senyuman?.Dan jika sudah tak kuasa menahan...Kamu tumpahkan Curahkan Kepada Allah Azza Wa Jalla..

Akhina Wa Ukhtina Rahimakumullah...Yang Menciptakan kita berkata:"I'lamuu annamal hayaa tuddun-yaa la 'ibun".Ketahuilah,bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah suatu permainan.(QS.Al-Hadiid 57:20)

Kita ini sesungguhnya sedang bermain dalam sebuah panggung kehidupan yang diciptakan-Nya.Dengan berbagai peran,keadaan dan penjiwaan...

"Wa annahuu huwa adhaka wa abkaa".Dan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis".(QS.An-Najm 53:43)

Adegan apa yang sedang engkau perankan wahai sahabatku...???..Seorang yang kaya...ataukah miskin?.("Kaya Jiwa ataukah harta..?". "Miskin harta ataukah bathin?")
Seorang insan yang penuh duka ataukah seorang hamba yang senantiasa ceria dan bahagia..?.

Suatu ketika peran yang kamu mainkan akan memaksamu untuk menangis...Dan lain waktu ketika memaksamu untuk tertawa...Duniapun penuh warna dan langitpun terpesona...!!!..Masya Allah...Itulah Kuasa-Nya Allah Azza Wa Jalla.

(Subhanallah,walhamdulillah,walaa ilaa ha ilallah,wallaahu Akbar...)

Karena itu Akhina Wa Ukhtina Rahimakumullah...Bermainlah dengan penuh rasa cinta dan kesabaran.Niscahya engkau takkan sulit melakukannya.Ikuti petunjuk pengarah adeganmu.(Rasul Allah Sallallahu Alaihi Wassalam)..Agar Sang Penulis Skenario Cerita (Allah Subhanahu Wa Ta'ala) merasa senang.Karena engkau mampu memainkannya dengan baik.

Ingat..!!!Jangan mau terperdaya...Karena sungguh..!!!.Setiap adegan yang kamu lakukan akan senantiasa dinilai.Dengan cermat dan penuh pehitungan !!!

Aduhai ada apa gerangan...Kini kamu sulit memainkannya,Adegan itu semakin hari semakin berat saja...Terlalu payah dan melelahkan...Begitu banyak menguras energi dan fikiran.

Rasamupun tak karu-karuan..!..Tanpa disadari engkaupun bergumam,"Aku tak bisa...!"Yah...begitulah kita manusia...!!!

Duhai yang dilanda duka...Laa tahzan walaa takhaaf...Janganlah sedih dan janganlah takut.

Sang Penulis Skenario berbisik lembut pada Qalbumu.:"Maa wadda 'aka rabbuka wamaa qalaa"..Tuhanmu tidak meninggalkan kamu dan tidak pula benci kepadamu".(QS.Ad-Dhuha 93:3)

"Asaabakum ghamman-bighammin-likailaa tahzanuu'alaa maa faa takum walaa maa a shaa bakum"..Allah menimpakan padamu kesedihan atas kesedihan,supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput daripada kamu dan terhadap apa yang menimpa kamu.(QS.Ali-Imran 3:153)

Dekati Allah...Bukankah dengan Sifat Maha Penyayang-Nya engkau sebut
Allah Yang Tersayang...?!Bukankah dengan Sifat Maha Pengasih-Nya engkau sebut
Allah Sang Kekasih...?!Mengadulah Pada Kekasihmu...!!!

Allah akan menguatkan jiwamu,menentramkan Qalbumu.
Allah sebaik-baik penolong...Sebaik-baik pelindung...Percayakan semua pada-Nya.
Karena dalam Cinta ada kepercayaan.!!!

Ini bukan saat yang tepat untukmu sahabatku...lihat di kanan dan kirimu.!.Hiruk pikuknya membuatmu sulit untuk berkonsentrasi.

"Inna laka finnahaa ri sabhan-thawiilaa".Sesungguhnya bagimu pada siang hari mempunyai urusan yang banyak".(QS.Al-Muzzammil 73:7)

Karena itu menyepilah....Ucapkan pada-Nya..."Yaa Habibi....Kekasihku,Aku ingin mengadu pada-Mu!"Dengan kelembutan-Nya Allah Azza Wa Jalla berfirman:."Qumil laila".Bangunlah untuk shalat di malam hari.(QS.Al-Muzzammil 73:2)

Nisfahuu awin-qush minhu qaliilaa".(Yaitu) seperduanya atau kurang dari padanya sedikit. (QS. Al Muzzammil 73:3)."Au zid 'alaihi".Atau lebih atasnya. (QS.Al-Muzzammil 73:4)..Shalatlah dengan penuh rasa cinta dan kerinduan..Itu akan membuatmu khusyu'...

Kemudian...Tumpahkanlah segala apa yang menyesakkan dadamu,adukan semua pada-Nya...dengan ungkapan pilu...ataupun diiringi tangisan yang lembut...
Kerena sesungguhnya...Allah adalah Sebaik-Baik Pendengar.

Dan Berdo'alah...Dengan penuh harap,rendah diri,dan suara perlahan...seperti do'a yang diajarkan-Nya:"Rabbi adkhilnii mudkhala sidqin-wa akhrijnii mukhraja sidqin-waj 'al lii min-ladunka sulthaanan nashiraa".Ya Tuhanku,masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar,dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. (QS.Al Israa 17:80)

"Jaa al haqqu wazahaqal baa thilu, innalbaa thila kaana zahuu qaa".Telah datang yang benar dan telah lenyap yang bathil.Sesungguhnya yang bathil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.(QS.Al Israa 17:81)

Ataupun do'a-do'a lain yang menjadi keinginan..Hantarkan ia dengan bahasa yang mudah bagimu...dan Jangan pernah merasa sungkan...

Sabda Rasullullah Sallallahu'Alaihi Wassalam:"Sesungguhnya Rabbmu itu pemalu lagi pemurah,merasa malu apabila tidak mengabulkan do'a kepada hamba-Nya yang mengangkat kedua tangannya untuk berdo'a lalu dikembalikan kosong."

Selanjutnya..."Faqra uu maa tayassara minal qur aan".Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Qur'an. (QS. Al Muzzammil 73:20)."Warattilil qur aana tartiilaa".Dan Bacalah Qur'an itu secara perlahan-lahan.(QS.Al-Muzzammil 73:4)

Untuk apa Ia menyuruhmu membaca Surat Cinta-Nya(Al-Qur'an) wahai sahabatku...?
"Nu nazzilu minal qur aani maa huwa syifaa un-warahmatun-lilmu'miniin".
Kami turunkan dari Al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.(QS.Al-Israa 17:82)

Nah...bagaimana keadaanmu sekarang...?Terasa ringan bukan?
Insya Allah...Dan saat-saat yang indah bersama-Nya ini tak'kan pernah kau lupakan.Dimana engkau akan senantiasa rindu dan ingin selalu menjumpai-Nya.
Jika tak bertemu sehari saja.Ada sesuatu yang hilang.Allah Azza Wa Jallapun semakin sayang dan semakin cinta padamu.Masya Allah....

Tetapi sahabat...Tahukah dirimu kenyataan yang sebenarnya...?.Sesungguhnya Sang Kekasih itu senantiasa ada bersamamu,Tak pernah jauh...Dia begitu dekat...sangat dekat...Mampukah engkau menangkap keberadaan-Nya...?.(QS.Al-Baqarah 2:186),(QS.-Qaaf 50:16),(QS.Al-Baqarah 2:115),(QS.Al-Hadiid 57:4)

Allah Azza Wa Jalla ada di sini...Melihat aku menulis untukmu...Dan melihatmu...
Yang kini sedang meresapinya...Karena ini juga adalah suatu adegan...Bagaimana dengan adegan selanjutnya.?

Dengarkan bisik Qalbumu...Dan engkaupun akan tahu jawabannya.!

"Waminal laili fatahajjad bihii naa filatan-lah, 'asaa an-yab 'asaka rabbuka maqaa man-mahmuudaan)".Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu;mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ketempat yang terpuji. (QS.Al-Israa' 17:79)

"Inna naa syiatal laili hiya asyaddu wath an-wa aqwamu qiilaa".Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih menguatkan (jiwa) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.(QS.Al-Muzzammil 73:6)

"Nazzalahuu ruuhul qudusi min-rabbika bil haqqi liyusabbital laziina aamanuu wahudan-wabusyraa lil muslimiin".Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al-Qur'an itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan hati orang-orang yang telah beriman,dan menjadi petunjuk serta khabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (Kepada Allah). (QS.An-Nahl 16:102)

Sedikit tambahan terjemahan ayat yg belum diperlihatkan diatas:

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku,maka (jawablah),bahwasanya Aku adalah dekat.Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku,agar mereka selalu berada dalam kebenaran."(QS Al-Baqarah 2:186)

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkanoleh hatinya,dan Kami lebih kepadanya daripada urat lehernya (QS.Qaf 50 :16)

Dan kepunyaan Allah Azza Wa Jalla Timur dan Barat,maka kemana saja kamu menghadap di situlah wajah Allah.Sesungguhnya Allah Maha luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui) (QS.Al-Baqarah, 2:115).

Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa.Kemudian Allah bersemayam di atas Arsy.Allah mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya.Dan Allah bersama kamu di mana saja kamu berada.Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Hadid 57 : 4)

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Sebuah renungan untukku, untukmu,untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci...

Bergeraklah masuk,Buka tiap lembaran kalimat hati,maknai,lalu tunaikanlah

Hak cipta adalah milik Allah Azza Wa Jalla semata.Ilmu adalah amanat Allah yg harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yg kami miliki...

Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥

Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,

Afwan Minkum Kebenaran datangnya dari Allah kekurangan dari pribadi ana dan ana hanya menyampaikan apa yang diamanahkan Allah

Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,

Wassalamù'alaíkùm salam warahmatùllahí wabarakatùh
https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354?filter=1

Karena Kita Belum Halal


Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

"Allahumma baariklanaa di Rajab wa Sya'ban Wa Ballighna Ramadhan",Semoga Allah memberkahi kehidupan kita dibulan-bulan ini untuk berjumpa Ramadhan,Dengan segenap kesiapan ruhiyah, fikriyah,jasadiyah,maliyah dan satukan barisan raih takwa & sambut kemenangan dakwah, Intanshurullah yanshurkum wayutsabbit aqdamakum.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Ku ingin selalu membersamai engkau,
Menjadi obat ketika lelah dan penat menghampirimu,
Menjadi penyemangat ketika malas dan futur menyapamu,
Menghibur ketika engkau sedih,

Menjadi senyummu ketika engkau bahagia,
Menguatkanmu ketika engkau lemah,
Serta membersamai engkau dalam suka dan dukamu.
Tapi kita belum halal…

Maka dari itu,
ku serahkan semua pada Dzat Yang Maha Pemberi cinta,
Karena hanya Dia yang mampu selalu menjagamu,

Ketika lelah dan penat menghampirimu,
biarlah engkau bersimpuh kepada Dia sebagai obatnya,

Ketika engkau futur, biarlah pahala dari
Dia menjadi cambuk penyemangatnya,

Ketika engkau sedih, biarlah engkau lebih
mendekatkan diri kepada Dia sebagai penawarnya,

Ketika engkau bahagia,
biarlah engkau lebih bersyukur
kepada Dia sebagai penambah kebahagiaan itu,

Ketika engkau lemah, biarlah Dia yang menguatkanmu,
Maaf ku belum bisa membersamamu,

Karena kita belum halal….
Hanya untaian do’a yang bisa ku berikan,
Semoga bisa menjadi pelepas dahaga di lelahnya jiwa…
Karena ku ingin, hati kita tetap terjaga,
Sampai saat halal itu tiba…

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(¯`v´¯).♥Sebelum Engkau Halal Bagiku♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`¸•´♥..♥♥¸•´♥♥♥ (´'`v´'`)(´'`v´'`)`·.¸.·`
ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ

(¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354 

Kebun Cinta Kita Ya Ukhti


Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

"Allahumma baariklanaa di Rajab wa Sya'ban Wa Ballighna Ramadhan",Semoga Allah memberkahi kehidupan kita dibulan-bulan ini untuk berjumpa Ramadhan,Dengan segenap kesiapan ruhiyah, fikriyah,jasadiyah,maliyah dan satukan barisan raih takwa & sambut kemenangan dakwah, Intanshurullah yanshurkum wayutsabbit aqdamakum.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal'alamin.

Jika kebun Itu memekarkan bunga,
maka Kupastikan Ia Tak Layu Selamanya......
inilah Kebun Cinta Kita...
dimana Alloh menatapnya dengan tatapan Cinta, maka bergeloralah rasa, maka terbitlah rindu, mengirimkan getar-getar dawai hati....

maka Berkatalah lelaki Sholeh ini....

"Maukah Engkau Menjadi Istriku..."
Ini adalah Impian di setiap sejarah Perjalanan hidup seorang Wanita

Di lamar,Di Pinang Lelaki Sholeh
Siapa yang tak mau….!

Maka biarlah sejarah bercerita tentang kita
Tentang potret lelaki sholeh ini

(Lelaki Setia di sepanjang Sejarah Cinta)

Seperempat abad lamanya Rasulullah saw hidup bersama Khadijah. Perempuan agung yang pernah mendapatkan titipan salam dari Allah lewat malaikat Jibril ini menyimpan keagungannya begitu apik pada gabungan yang sempurna antara pesona jiwa dan raganya. Dua kali menjanda dengan tiga anak sama sekali tidak mengurangi keindahan fisiknya. Tapi apa yang menarik dari kehidupannya mungkin bukan ketika akhirnya pemuda terhormat, Muhammad bin Abdullah, menerima uluran cintanya. Yang lebih menarik dari itu semua adalah fakta bahwa Rasulullah saw sama sekali tidak pernah berpikir memadu Khadijah dengan perempuan lain. Bahkan ketika Khadijah wafat, Rasulullah saw hampir memutuskan untuk tidak akan menikah lagi.

Bukan cuma itu. Bahkan ketika akhirnya menikah setelah wafatnya Khadijah, dengan janda dan gadis, beliau tetap berkeyakinan bahwa Khadijah tetap tidak tergantikan. “Allah tetap tidak menggantikan Khadijah dengan seseorang yang lebih baik darinya,“ kata Rasulullah saw.

(Firasat sang Bunda Hasan Al Banna)

Tak ada nada indah yang mampu menandingi, keindahan lantunan nada-nada Cinta Allah dalam Al Qur’an. Ini pula yang menggetarkan kalbu Bunda Hasan Al Banna, Bagaimanapun juga, dirinya tahu Putranya itu sudah selayaknya Menikah, dan yang layak mendampinginya adalah, sosok muslimah yang bisa menjadi sandaran Hasan Al Banna, ketika dakwah memaksanya untuk jeda sejenak.

Maka aspek Ruhiyah, adalah wajib hukumnya, maka kecintaan pada Al Quran adalah parameter nilai untuk mengukurnya, maka lantunan indah tilawah quran itu adalah bukti konkret kecintaan pada kalam illahi ini. Dan inilah dasar pertimbangan Bunda Hasan Al Banna menjatuhkan pilihan, kepada wanita itu, untuk mendampingi putranya.

Maka sejarah mencatat, Hasan Al Banna, telah melakukan perannya dalam dakwah, menelurkan Cintanya pada Agama ini, Maka Lahirlah Ikhwanul Muslimin, Harokah Dakwah terbaik saat ini di bawah kaki langit, maka siapakah perempuan yang ada disampingnya.
Maka benarlah Firasat sang Bunda……

( Buah Cinta Zaid bin Haritsah)

Jika ada penyimpan Rahasia yang terjaga sangat baik, maka ini adalah orangnya Zaid bin Haritsah.
Beliau adalah anak angkat Rasulullah saw, sahabat juga orang yang sangat dikasihi dalam Islam.

Jika ada wanita yang sering Rasulullah saw sebut-sebut sebagai Ibu maka wanita ini lah orangnya

“Ummu Aiman adalah ibuku satu-satunya sesudah ibunda ku yang mulia wafat, dan satu-satunya keluargaku yang masih ada.”
Inilah Gambaran Kecintaan Rasulullah saw, kepada Ibu Susunya itu.

“Siapa Yang Mau Menikahi wanita Surga, maka Nikahilah Ummu Aiman” Seru Rasulullah saw
Maka Zaid bin Haritsah lah yang mengangkat tangan, ketika semua tangan ragu melihat perbedaan umur yang sangat jauh, dengan Ibu susuan rasulullah saw itu.

Tapi Allah mempunyai rencana lain, selisih dua generasi antara Zaid dan Ummu Aiman, mengundang Kebarokahan Allah, dengan hadirnya Putra Mereka yang bernama Usamah bin Zaid, Sang Panglima Perang Termuda dalam Sejarah Sahabat Nabi.
Di bawah bimbingan Ummu Aiman dan Zaid , Usamah tumbuh menjadi anak yang Sholeh

Dalam rekam sejarah di sirah nabawi kita lihat bagaimana
Usmah menangis, Waktu terjadi Perang Uhud, Usamah bin Zaid datang ke hadapan Rasulullah saw. beserta serombongan anak-anak sebayanya, putra-putra para sahabat. Mereka ingin turut jihad fi sabilillah. Sebagian mereka diterima Rasulullah dan sebagian lagi ditolak karena usianya masih sangat muda. Usamah bin Zaid teramasuk kelompok anak-anak yang tidak diterima. Karena itu, Usama pulang sambil menangis. Dia sangat sedih karena tidak diperkenankan turut berperang di bawah bendera Rasulullah.

Apa yang menggerakkan si kecil Usamah, kalau bukan bimbingan kedua orang tuanya yang sholeh
Maka benarlah ungkapan Rasulullah saw terhadap Usamah….

“Al-Hibb wa Ibnil Hibb” (kesayangan anak kesayangan).
Usamah lahir dari buah Cinta Lelaki Sholeh Zaid bin Haritsah…
Yang meletakkan cinta di tempat semestinya…..

( Kebun Cinta Kita Ya Ukhti…Komitmen Lelaki Surga)

Cinta adalah kata yang mewakili seperangkat kepribadian yang utuh: gagasan, emosi dan tindakan. Gagasannya adalah tentang bagaimana membuat orang yang kita cintai tumbuh dan berkembang menjadi baik, dan berbahagia karenanya. Ia juga emosi yang penuh kehangatan dan gelora karena seluruh isinya adalah semata-mata keinginan baik. Tapi ia harus mengejawantah dalam tindakan nyata. Sebab gagasan dan emosi tidak merubah apa pun dalam kehidupan kita kecuali setelah ia menjelma jadi aksi.

Maka Ucapan
“Aku Cinta Padamu”
Adalah deklarasi Kepribadian, juga pembuktian diri, di hadapan Allah, juga istrimu tentunya

Maka hanya lelaki sholeh saja yang mampu, membuat cinta istrinya terus berkembang
Tak menyusut dan habis

Maka ucapan di malam Pertama, tentang penjabaran Visi Surga, wajib hukumnya
Berbicaralah dari hati kehati, dengan istrimu
Berkomitmen.

Mengingat kembali perkataan kita sebelum akad di ucapkan
………."Maukah Engkau Menjadi Istriku..."
Ini adalah bentuk lain dari kata “Aku Cinta Padamu”
Disinilah pembuktian Deklarasi Kepribadian dilihat semua orang

Apakah Kebun Cinta itu menjadi layu, atau mekar mewangi

Rasulullah saw, Zaid Bin Haritsah, juga Hasan Al Banna, telah mengukir peran mereka sebagai lelaki Sholeh di pentas sejarah

Maka saat ini adalah Giliranmu……..

(hamzah)

Tersenyum, ketika ku mengingat pertama kali, mengatakan padamu duhai cintaku….”

♥ SEMOGA BERMANFAAT ♥

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

(¯`v´¯).♥Sebelum Engkau Halal Bagiku♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`¸•´♥..♥♥¸•´♥♥♥ (´'`v´'`)(´'`v´'`)`·.¸.·`
ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ

(¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
https://www.facebook.com/pages/Sebelum-Engkau-Halal-BagiKu/138509376220354